Prabu Menakluhur
( Rakeyan Jayagiri )
Lahir : ?
Raja Sunda Galuh ke - 23 : 1155 - 1157 M.
Orang Tua : ♂️Prabu Langlangbuana / Langlangbumi ( 1065 - 1155 M ), ♀️Dewi Puspawati cucunya Sri Jayabupati dgn Dewi Pertiwi.
Istri : ♀️Ratna Satya.
Anak : ♂️Darmakusuma / Samiaji sang mokteng Winduraja ( 1157-1175 M ).
Wafat : tahun 1157 M.
Makam : Situs Makam Godog, Godog, Kec. Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44182.
Keterangan :
Nama aslinya adalah Rakeyan Jayagiri. Sebelum menggantikan ayahnya (Prabu Langlangbumi) yang wafat, ia pernah menjabat sbg Putera Mahkota, Panglima Angkatan Laut dan Mangkubumi. Setelah menjadi Raja Sunda bergelar Prabu Menak Luhur. Dari pernikahannya dgn Ratna Satya, ia dikaruniai Puteri Pewaris tahta Sunda Ratna Wisesa yang menikah dgn Darmakusuma putera dari Penguasa Galuh Raja Galunggung Batara Danghyang Guru Darmawiyasa.
.
JAWA BARAT KEMBALI BERSATU TAHUN 1157 M
.
Tahun 1157 M Raja Sunda Prabu Menak Luhur wafat, berbarengan dgn wafatnya Penguasa Galuh Raja Galunggung Batara Danghyang Guru Darmawiyasa. Dgn demikian Darmakusuma naik tahta menjadi Penguasa Jawa Barat (sunda-galuh) dgn pusat pemerintahan berada dikerajaan Galunggung. Yang menjadi Raja di kerajaan Sunda adalah sepupu dari Ratna Wisesa (isteri prabu darmakusuma) yaitu Prabu Arya Santika (puteranya Mangkubumi Sunda Cakranagara).
.
Penguasa Jawa Barat Maharaja Galunggung Prabu Darmakusuma bertahta dari tahun 1157 sampai dgn tahun 1175 M. Dari pernikahannya dgn Puteri Sunda Ratna Wisesa (puterinya Prabu Langlangbumi), ia dikaruniai Putera Pewaris Tahta bernama Darmasiksa yang menjadi Raja di kerajaan Saunggalah karena menikahi Puteri Raja Saunggalah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar Dengan Sopan dan santun