Kenapa Royal Navy Mendominasi Seluruh Lautan Selama 300 Tahun Lebih
Sebenarnya dominasi Royal Navy diatas lautan sudah dimulai sejak tahun 1680an ketika Marinha Portuguesa dan Armada EspaƱola mulai meredup, hal ini terjadi ketika Portugal dan Spanyol saling bersiteru hingga saling menghancurkan satu sama lainnya. Di posisi ini Royal Navy mulai merangkak naik dengan cara menduduki posisi posisi strategis di seluruh Dunia, seperti Selat Malaka (Malaya), India, Terusan Suez (Mesir) dan Cape of Good Hope (Afrika Selatan). Dengan menduduki posisi strategis seperti ini menjadi "Modal" awal bagi Royal Navy untuk mendominasi lautan dunia, selain posisi strategis ada 4 hal lainnya yang menguntungkan Royal Navy seperti :
1) Teknologi : Para ilmuan/penjelajah Inggris sangat lihai dan berinovasi dalam hal pembuatan peta dunia yang sangat terperinci dan akurat. Karena hal ini lah kemampuan navigasi para pelaut Royal Navy cenderung lebih baik ketimbang Marinha Portuguesa, Armada EspaƱola atau bahkan Marine Nationale sekalipun. Selain navigasi, industri galangan kapal Royal Navy jauh lebih maju ketimbang negara lainnya, pembuatan Galleon dan sejenisnya lebih cepat di produksi/dibuat.
2) Taktik : Tau kah anda? Royal Navy adalah Angkatan Laut di dunia ini yang paling sering melakukan taktik BLOKADE LAUT, yang terkenal yaitu blokade saat Seven Years' War (1754-1763), blokade Cadiz 1805 (Cikal Bakal Trafalgar War) dan blokade North Sea 1916 (Cikal Bakal Battle of Jutland). Yang admin sebutkan diatas adalah salah satu blokade lautan yang dilakukan oleh Royal Navy, berdampak serius kah? Tentu saat Royal Navy melakukan blokade pada Seven Years War, membuat perekonomian Prancis terguncang dan dimenangkan oleh Inggris.
3) Logistik : Dengan mendudukinya lokasi strategis di dunia, Royal Navy sangat diuntungkan dengan cepat mengalirnya logistik dari hulu ke hilir. Logistik bukan hanya soal makan & minum, tapi pasukan tambahan, kapal bantuan atau mesiu/meriam tambahan yang membantu Inggris dalam sebuah pertempuran.
4) Keuangan : Royal Navy merupakan lembaga Inggris termahal di dunia pada masa jayanya, dengan adanya Bank of England dan East India Company (EIC) dapat membiayai kebutuhan Royal Navy. Selain itu sistem pajak penghasilan yang dilakukan Inggris berbeda dengan Portugal, Spanyol, Belanda, atau Prancis, sistem pajak yang dilakukan Inggris sangat pro-Pribumi dengan pajak rendah, selain itu Inggris juga melakukan pembangunan irigasi, jalan dan infrastruktur menunjang di daerah jajahannya. Hal ini dalam jangka panjang akan menguntungkan Inggris sendiri maupun pribumi sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Berkomentar Dengan Sopan dan santun